All for Joomla All for Webmasters
Opini Gue

Banjir Kemang dan Penanganan Banjir yang Berbeda

Sabtu 27 Agustus kemarin, media baik konvensional maupun media sosial, riuh dengan banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Tapi yang sangat menyedot perhatian publik, atau netizen, adalah banjir yang terjadi di kawasan Kemang, yang menenggelamkan mobil, dan menjebak orang.

“Perang Siber” atau “Cyber War” di media sosial, tidak terhindarkan. Dari yang membeberkan data, hingga saling serang antara yang katanya Ahokers dan haters.

Bicara soal banjir yang terjadi ini, ini diluar dugaan sebenarnya. Biasanya banjir terjadi di awal tahun, bulan Februari atau Januari, kali ini terjadi di bulan Agustus.

Jujur saja, ini diluar prediksi, karena terjadi bukan di bulan banjir biasa terjadi. Perubahan iklim atau cuaca, membuat Bulan Agustus yang biasanya panas, tiba-tiba sering hujan. Di luar hal biasa.

Oke, kembali soal ke banjir Kemang ini, kenapa tiba-tiba menjadi perhatian, dalam pandangan pribadi saya, karena yang pertama ini terjadi di wilayah elit. Siapa yang tidak tahu Kemang sih? Daerah perumahan mewah dan juga kongkow yang mid up class.

Yang ke dua, wilayah lain yang langganan banjir, tidak banjir. Biasanya perhatian banjir tiba-tiba nggak banjir. Misalnya, Kelapa Gading, Sunter, Tanjung Priok atau daerah Gunung Sahari, Grogol dan lainnya yang langganan banjir. Memang di wilayah ini, curah hujan tidak tinggi. Ketika heboh hujan deras di Kemang dan Banjir, di Tanjung Priok dan Kelapa Gading, gerimis saja.

Jadi intinya, perhatian jadi tertuju ke kemang. Foto-foto Banjir di kemang bertebaran di media sosial semacam twitter yang memang riuh. Ditambah pula dengan statement Ahok terkait Kemang yang banyak rumah di Daerah Aliran Sungai. (Silakan googling soal ini).

Oke itu soal banjir Kemang.

Nah yang saya lihat berbeda terkait banjir Kemang ini, adalah handlingnya. Atau kata lain, penanganannya.

Kalau biasanya banjir ini ada pada evakuasi korban banjir, baik yang rumahnya terkena banjir, ataupun yang terjebak karena banjir, kali ini lain.

Pasukan orange turun, begitu juga dengan mobil pompa penyedot air. Jadi bukan hanya semata-mata pada korban banjir. Tapi yang diperhatikan adalah bagaimana banjir cepat surut. Kalau ada saluran air mampet, segera dibersihkan.

Air juga dipompa, dan diarahkan ke kali yang lebih besar. Tapi sekali lagi, yang perlu diperhatikan adalah, penanganannya bukan hanya masalah pengungsi atau korban banjir, tapi bagaimana agar cepat surut. Tim biru dari Dinas Tata Air dan Suku Dinas Tata Air yang melakukannya.

Ahok pun berani sesumbar. Dalam hitungan jam, banjir surut. Tidak perlu menunggu berhari-hari. Saya rasa, Ahok berani sesumbar ini, karena penanganan banjir dan upaya yang sudah dilakukan sebelumnya.

Sistem drainase yang sudah diperbaiki. Saluran air yang banyak yang sudah direfungsi, dengan dikeruk, atau diperlebar dan upaya lainnya. Jadi banjir cepat surut.

Ini yang saya alami awal tahun di Sunter. Air sempat naik, tapi dalam hitungan jam, sudah surut. Tidak seperti yang sebelumnya.

Setidaknya, upaya yang dilakukan, baik masalah penanganan pengungsi yang cepat tanggap, sampai penanganan banjir agar cepat surut, sudah lebih baik. Ini yang saya lihat.

2 Comments

2 Comments

  1. John

    September 5, 2016 at 7:49 pm

    Hi, I do think this is a great blog. I stumbledupon it ;
    ) I’m going to return once again since i have book marked
    it. Money and freedom is the greatest way to
    change, may you be rich and continue to guide others. http://bing.net

  2. Bill

    September 13, 2016 at 7:48 pm

    Greetings from Los angeles! I’m bored to tears at work so I decided
    to check out your website on my iphone during lunch break.
    I really like the knowledge you present here and can’t
    wait to take a look when I get home. I’m shocked at how fast your blog
    loaded on my cell phone .. I’m not even using WIFI, just 3G
    .. Anyhow, wonderful site! http://www.Yahoo.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Blog Terbaru

To Top